Home » » KEGEMILANGAN EKONOMI ISLAM (Catatan)

KEGEMILANGAN EKONOMI ISLAM (Catatan)

 



KEGEMILANGAN EKONOMI ISLAM






Abu Ubaid dalam Al-Amwal hal. 256 mengisahkan, Khalifah Umar bin Abdul Aziz

mengirim surat kepada Hamid bin Abdurrahman, gubernur Irak, agar membayar

semua gaji dan hak rutin di propinsi itu. Dalam surat balasannya, Abdul Hamid

berkata,"Saya sudah membayarkan semua gaji dan hak mereka tetapi di Baitul Mal

masih terdapat banyak uang." Umar memerintahkan,"Carilah orang yang dililit utang

tapi tidak boros. Berilah dia uang untuk melunasi utangnya."Abdul Hamid kembali

menyurati Umar,"Saya sudah membayarkan utang mereka, tetapi di Baitul Mal masih

banyak uang." Umar memerintahkan lagi, "Kalau ada orang lajang yang tidak memiliki

harta lalu dia ingin menikah, nikahkan dia dan bayarlah maharnya." Abdul Hamid sekali

lagi menyurati Umar,"Saya sudah menikahkan semua yang ingin nikah tetapi di Baitul Mal

ternyata masih juga banyak uang." Akhirnya, Umar memberi pengarahan,"Carilah orang

yang biasa membayar jizyah dan kharaj. Kalau ada yang kekurangan modal, berilah pinjaman

kepada mereka agar mampu mengolah tanahnya. Kita tidak menuntut pengembaliannya kecuali

setelah dua tahun atau lebih." (Al-Qaradhawi, 1995).



*telah tayang di Facebook Januari 2014

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger