Saba', Mungkinkah Negeriku
(Sebuah Renungan)
Oleh : Darwin Nasution
Di dalam Al Qur'an diceritakan sebuah negeri nan sentosa. Irigasi yang bagus di kiri dan di kanan negeri, plus tanah yang subur. Tempat bercocok tanam dengan hasil melimpah. Penduduk makmur sejahtera dan lingkungan juga terjaga. Itulah negeri Saba' yang telah dimuliakan Allah SWT dengan rizky berlebih. Namun di saat bersamaan dengan kegemilangan itu mereka lupa penciptaNya. Apa yang terjadi saudara, dengan kedurhakaan mereka pada Allah SWT? Angin dan hujan meluluhlantakkan negeri, sampai tak bersisa tanda-tanda di situ pernah ada kesejahteraan luar biasa. Allah SWT menggantikannya dengan kegersangan dan tanaman tiada guna.
Keadaan negeri Saba' hampir mirip dengan hampir semua daerah di Indonesia. Lahan subur, air cukup, dan bagus buat bercocok tanam. Sangat aneh jika dulu orang Indonesia berlebih pangannya kini berkekurangan karena kesalahan tata laksana pertanian. Banyak orang miskin karena sudah tak punya lahan yang bisa diolah. Banyak pula lahan diolah untuk kepentingan yang salah.
Lebih dari itu, fenomena pengrusakan alam, alih fungsi lahan subur dan produktif dst, serta jemawanya penduduk negeri terhadap hukum Allah SWT, akankah berakhir seperti negeri Saba'. Wallahu 'alam, coba kita perhatikan Al Qur'an Surat Saba' 15-17 ini :
لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ
Sesungguhnya bagi kaum Saba´ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (kepada mereka dikatakan): "Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun".
فَأَعْرَضُوا فَأَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ سَيْلَ الْعَرِمِ وَبَدَّلْنَاهُمْ بِجَنَّتَيْهِمْ جَنَّتَيْنِ ذَوَاتَيْ أُكُلٍ خَمْطٍ وَأَثْلٍ وَشَيْءٍ مِنْ سِدْرٍ قَلِيلٍ
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.
لِكَ جَزَيْنَاهُمْ بِمَا كَفَرُوا ۖ وَهَلْ نُجَازِي إِلَّا الْكَفُورَ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir.
*telah tayang di FB Maret 2013





0 komentar:
Posting Komentar