Home » » BETAPA LEMAHNYA KITA*

BETAPA LEMAHNYA KITA*

 

BETAPA LEMAHNYA KITA
Oleh : Darwin Nasution

Bandingkan ya dengan binatang yang menetas dari cangkang. Sebutlah hayam kata orang Sunda, manuk kata orang Jawa dan Mandailing, atau keindonesiaan : AYAM. Begitu melompati cangkangnya dia akan mematuk-matuk sendiri mengikuti induknya, dengan sesekali pancingan pemberian bekatul atau cacing yang di dapat induknya. Selebihnya atau seumur hidupnya dia akan cari penghidupan sendiri dengan naluri dan kemampuannya sendiri.

MANU-SIA, dengan segala keterbatasannya, minimal sampai 2 tahun masih gelayut di dada ibunya, sampai berbilang usia dua digit masih nebeng nutrisi kepada orang tua nya hingga mencapai usia generasi 25 tahun, usia bekerja setelah sekian waktu duduk di bangku-bangku. Malahan banyak yang menginjak generasi orang lain, usia > 25 masih belum juga mandiri dari induknya. Sang hayam tadi sudah 12 generasi lebih hidup sampai mati mandiri. Betapa lemahnya kita, simpan saja jumawa itu. Salam mandiri buat yang muda...




*telah tayang di FB 30 Agustus 2012

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger