Home » » SABAR KAMI UNTUK SI BUNGSU

SABAR KAMI UNTUK SI BUNGSU


KuasaMu Ya Allah,

Assalamu 'alaikum...

Salam terima kasih buat teman-teman yang telah ikut mendo'akan anak kami yang ke-5 FAZILA QADAHASNA ULAYYA EL NASTI yang progres kesehatannya membaik dengan berat badan kini sudah 2,4 kg. Pada 29 Agustus 2012 kami mendapat hasil pemeriksaan dokter specialis anak yang memerlukan kesabaran penuh. Lahir 1,9 seminggu sebelumnya, ketika diperiksa hari itu 29/8 beratnya susut menjadi 1,4 kg, ditambah hasil test darah menunjukkan tingkat kekuningan (birrilubin) mencapai notasi 17,5 dengan rujukan maksimal hanya boleh 0,2. Dokter menyebutkan harus diterapi sinar, tapi beliau tidak menyebutkan kemana, karena menurut info biaya perhari-nya sangat mahal. Hari itu juga saya mencari info tentang biayanya dan kesediaan RS menampungnya. Di bilangan Bogor ada RS Marz**i Mahdi, RS Ka**a Bakti, RS A**a, RS PMI dan RS Herm**a. Rumah Sakit yang disebutkan terakhir yang punya alat dan bersedia menampung dengan segala resikonya. Yang lain ada alat tapi ada rasa takut merawatnya. 

Tentang biaya, itulah yang bikin kita teringat dokter yang memeriksanya terakhir yang tidak menyebut angka, ternyata ya Allah...deposit 15 juta biaya 5 juta perhari, duit dari mana sebesar itu, kataku bergumam setengah sadar. Saya sempat bincangkan info ini dengan lembaga sosial Dompet Dhuafa (DD) yang punya Rumah Sehat Terpadu di desa Jampang Parung Bogor. Ternyata mereka belum punya ruang tata laksana bayi bermasalah seperti anak kami. Mereka tetap survey rumah dan anak kami dan dianjurkan saya masukkan saja dirawat di rumah sakit terkenal itu. 

Tapi gimana mempertanggungjawabkan dana zakat lembaga itu, sementara kami masih tergolong bisa memenuhi kebutuhan pokok, kecuali mungkin ini, biaya rumah sakit, mendadak. Kami sekeluarga masih masih berpikir, hening, antara mau dan tidak. Pada 29/8 itu juga malam harinya, keadaan Fazila, membuat kami yaitu saya, istri dan anakku yang pertama Al Mu'allim(13) berdo'a dengan cara yang berbeda-beda, bercampur isak tangis lapat-lapat. Mungkin karena terlalu lama dibawa kontrol ke RSUD Leuwiliang pada hari itu, sementara bayi BBLR rawan dingin, malam itu Fazila tidak menangis, dan tidak terlalu kuat menyedot ASI, keadaannya melemah. Al Mu'allim membaca Qur'an Surat Yasin, istri saya membaca Tahlil, saya komat-kamit mohon ampun pada yang Kuasa sambil berdoa yang saya hapal, sementara 3 anak kami yang lain diam polos dalam tidurnya karena belum begitu faham masalah yang menimpa adik bungsunya. 

Saya dan istri telah memutuskan tidak mengambil tawaran lembaga sosial DD itu, dana itu lebih dibutuhkan orang yang jauh lebih tak berpunya dari kami, apalagi dengan nominal jut-jutan seperti itu. Kami sudah pasrah bahwa anak milik Allah dan Dia yang akan menjaganya. Kami berazzam kuat akan mencari info dari orang atau media cara merawat bayi kecil seperti anak kami, misalnya dengan membuat lampu pemanas sendiri. 

Selepas malam itu setelah kami berdo'a dan berjaga bergantian, pagi harinya setelah berjemur selama 1 jam, anak itu menyedot ASI ibunya dengan sangat lahapnya sepertinya sampai tetes terakhir untuk produksi saat itu. Dia juga telah menangis lagi kemudian dengan kencang seperti biasa jika kehausan atau lapar. 

Begitulah keadaannya sampai hari ini, 23 jam diantara lampu pijar, sejam di jemur di panas matahari, ASI plus susu formula BBLR dan madu asli. Allah telah memberikan matakuliah kesabaran buat kami terutama istri merawat bayi mungil itu. Berat 2,4 belum mencapai standar 2,5 bayi baru lahir, tetapi tetap wajib disyukuri karena perbaikannya sangat luarbiasa, dari benar2 kuning kini telah memerah. 

Terima kasih Ya Allah terima kasih saudara dan teman-teman atas do'anya, semoga keadaannya dari hari ke hari ke depan semakin membaik. Sekali lagi salam hormat dan terima kasih ku buat anda semua yang telah mendo'akannya. Semoga kebaikan yang sama dilimpahkan Allah SWT kepada anda dan keluarga. Aamiin allohumma aamiin...


0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger