Home »
Islam
» APAKAH KETAQWAAN TIDAK DAPAT JIKA TIDAK ADA INSTITUSI PEMERINTAHAN ISLAM ?
Taqwa...mungkin maksudnya bukan ketaqwaan individu, tapi umat secara umum.
Ketaqwaan umat tidak dikatakan bisa sempurna tanpa tegaknya aturan Islam
secara keseluruhan/kaffah (QS Al Baqoroh 208).
Kita bisa menegakkan
Islam jika berhubungan dengan hukum-hukum yang berkaitan dengan individu
seperti akhlaq, ibadah, dll...tapi dalam hukum2 yg berkaitan dengan
mu'amalah (tanpa riba misalnya), pemerintahan, sanksi pidana, hubungan
pria wanita, hubungan luar negeri yang adil dll, tidak bisa kita
tegakkan tanpa daulah.
Jadi belum bisa kaffah menjadi seorang muslim.
Bahkan dalam sebuah hadist, "Siapa saja yang melepas tangannya dari
ketaatan kepada Allah, niscaya ia akan berjumpa dengan Allah di hari
kiamat tanpa memiliki hujjah.
Dan siapa saja yang mati sedangkan di
pundaknya tidak ada bai’at, maka matinya adalah mati jahiliyah." Bai'at
hanya diberikan pada khalifah yang memimpin daulah khilafah Islamiyah.
Tapi barangsiapa yang sekarang sedang mengusahakan tegaknya daulah tidak
termasuk yang disebut dalam hadist tersebut.
Dia masuk kepada
segolongan orang yang dimaksud di QS Ali Imran 104, memperjuangkan
Islam, memperjuangkan kembalinya Khilafah ala min min hajjinnubuwah.
Wallahu a'lam bi showab.
0 komentar:
Posting Komentar