Home » » RAHMAT

RAHMAT

 Oleh : Darwin Nasution

Terminologi kata 'rahmat' dengan pendekatan kontekstual, dapat diambil pengertian maksud rahmat yang memiliki makna asal atau makna dasar karunia, berkah, kemurahan, belas kasihan, rasa kasihan, simpati, kelembutan hati, ampunan, lemah lembut kasih sayang, dan kebaikan.

Akan tetapi, kata rahmat seakan melekat dengan pemberi satu-satunya yaitu Allah SWT. Dalam arti ujaran keseharian insyaAllah pasti rahmat Allah kata padanannya. Agak asing kalau datang dari orang atau manusia lain sesuatu disebut rahmat. Ini mencerminkan bahwa Allah adalah sumber segala kebaikan,dan rahmat-Nya mencakup segala aspek kehidupan. Allah memberikan rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya tanpa henti, tanpa jeda, dan tanpa batas.

Lalu apa terminologinya kalau datang dari manusia? Datang atau diterima sesuatu dari manusia, paling banter disebut pemberian (gift) atau dalam bahasa lokal Jawa Barat disebut pamere. Sifatnya bisa sebagai hadiah, hibah, sedekah, zakat, infaq ataupun wakaf. Semua itu adalah pemberian manusia, hanya syarat dan ketentuannya saja yang berbeda sesuai dengan aturan yang ditetapkan Islam.

Dalam kaitan dengan bulan agung yang sedang kita jalani saat ini, bulan Ramadhan, dari segi huruf-hurufnya. Mulai dari "RA" (Rahmat) huruf ra pada lafazh Ramadhan bermakna rahmat, dengan kata lain Ramadhan adalah bulan yang sangat penuh dengan rahmat, lalu apa artinya rahmat, sebenarnya rahmat berarti kasih sayang Allah SWT.

Bagaimana tidak disebut bulan rahmat. Setiap ibadah fardhu bernilai 70 fardhu, yang sunah diganjar pahala fardhu, memberi makanan buka puasa mendapatkan pahala seperti orang puasa, tanpa mengurangi pahala puasa orang tersebut. Bahkan lebih dari itu, manusia akan dibebaskan dari dosa yang telah lampau selama tidak melakukan dosa besar.

Salah satu cara paling manjur mendapatkan rahmat Allah SWT di bulan ini dengan mengikuti sunnah-sunnah nabi, seperti sunnah tarawih, sunnah sedekah, ataupun sunnah membaca Al Quran.

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS Al Baqarah : 31)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR. Bukhari no. 2014).

Pantas saja Nabi menyebutkan jika orang mendapati puasa tidak membebaskannya dari api neraka sungguh sangat celaka. Dibebaskan dari neraka mafhum mukholafah-nya tidak lain tentu masuk syurga. Bukankah itu sebesar-besarnya rahmat, bisa melihat wajah Allah di sana.

Dengan ramadhan yang menginjak hari ke sepuluh, dimana sering disebut sepertiga yang pertama adalah rahmat, semoga telah kita lalui dengan sukses, memperoleh kasih sayang Allah, dimana akan kita lihat kelak dalam catatan para malaikatnya.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَءَامِنُوا۟ بِرَسُولِهِۦ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِۦ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِۦ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS Al Hadid : 28)


Aamiin








0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger