Home » » ABU UBAIDAH AMIR BIN ABDILLAH IBNUL JARRAH*

ABU UBAIDAH AMIR BIN ABDILLAH IBNUL JARRAH*

 


ABU UBAIDAH AMIR BIN ABDILLAH IBNUL JARRAH

Satu dari 10 nama sahabat yang meraih jaminan surga adalah Abu Ubaidah Ibnul Jarrah. Beliau yang akhirnya terpaksa membunuh ayahnya saat Badar karena berada di pihak yang engkar. Allah SWT lalu menurunkan QS Al Mujadalah 22, firmanNya:

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُّؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ يُوَاۤدُّوْنَ مَنْ حَاۤدَّ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَلَوْ كَانُوْٓا اٰبَاۤءَهُمْ اَوْ اَبْنَاۤءَهُمْ اَوْ اِخْوَانَهُمْ اَوْ عَشِيْرَتَهُمْۗ اُولٰۤىِٕكَ كَتَبَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الْاِيْمَانَ وَاَيَّدَهُمْ بِرُوْحٍ مِّنْهُ ۗوَيُدْخِلُهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُۗ اُولٰۤىِٕكَ حِزْبُ اللّٰهِ ۗ اَلَآ اِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

"Engkau tiada memperoleh kaum yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, bahwa mengasiihi orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, meskipun itu bapak, anak, saudara atau kaum keluarga mereka. Mereka telah ditetapkan Allah keimanan dalam hati mereka dan dikuatkanNya mereka dengan ruh daripadanya. Dan dimasukkanNya mereka ke dalam surga, yang mengalir air surga di bawahnya, sedang mereka kekal di dalamnya. Allah suka kepada mereka dan mereka suka pula kepadaNya. Mereka itulah golongan pengikut yang patuh kepada Allah. Ingatlah bahwa sesungguhnya pengikut Allah itu orang-orang yang menang."

Begitupun dalam perang Uhud, Abu Ubaidahlah yang mencabut besi tajam yang menempel pada kedua rahang Rasulullah, dan dengan begitu beliau rela kehilangan giginya. Dialah kiranya orang yg dipegang oleh Rasulullah saw dgn tangan kanannya sambil bersabda, "Sesungguhnya tiap ummat mempunyai orang kepercayaan dan sesungguhnya kepercayaan ummat ini adl Abu Ubaidah Ibnul Jarrah".

Dia orang yg dikirim oleh Nabi ke medan tempur Dzatus Salasil sebagai bantuan bagi Amar bin ‘Ash dan diangkatnya sebagai panglima dari suatu pasukan yg di dalamnya terdapat Abu Bakar dan Umar, yang notabene terbiasa jadi pimpinan. Dia pula sahabat yg mula pertama disebut sebagai amirul umara atau panglima besar. Beliau orang yg tinggi perawakannya tetapi kurus tubuhnya tipis jenggotnya berwibawa wajahnya dan ompong karena patah dua gigi muka dalam perang. Orang yang kuat lagi terpercaya, sehingga Umar bin Khattab ketika hendak menghembuskan nafasnya yg terakhir pernah berkata mengenai pribadinya.

"Seandainya Abu Ubaidah ibnul Jarrah masih hidup tentulah ia di antara orang-orang yg akan saya angkat sebagai penggantiku. Dan jika Tuhanku menanyakan hal itu tentulah "Saya angkat kepercayaan Allah dan kepercayaan Rasul-Nya".
Itulah Abu Ubaidah Amir bin Abdillah Ibnul Jarrah. Ia masuk Islam melalui Abu Bakar Shiddiq ra di awal mula kerasulan bahkan sebelum kelompok dakwah Rasulullah SAW di rumah Abil Arqam bin Arqam.

Wallahu 'alam


*tulisan disarikan dari pendapat Haedhar Nashir, wartawan Republika

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger