In ahsantum ahsantum lianfusikum, wa in asa’tum falahaa...
Berlaku kaidah jumlatus Syarthiyah atau kalimat bersyarat. Kalimat yang pertama, instrumen (adawatusy Syarthiyah), kalimat yang kedua adalah jawaban kalimat pertama (jawabusy syarthiyah}
. إِنْ أَحْسَنتُمْ (Jika kamu berbuat baik) Yakni jika perkataan dan perbuatan kalian sesuai dengan yang diperintahkan kepada kalian.
أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ (kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri) Sebab balasan dari hal tersebut akan kembali kepada kalian.
وَإِنْ أَسَأْتُمْ (dan jika kamu berbuat jahat) Dalam perkataan dan perbuatan kalian.
فَلَهَا ۚ (maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri) Yakni berarti kalian telah berbuat jahat pada diri kalian sendiri. (tafsirweb.com/surat-al-isra-ayat-7)
وعَنْ ابن مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قاَلَ: قاَلَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم : “مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ، فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فاَعِلِهِ.” أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ .
Dari shahābat Ibnu Mas’ūd radhiyallāhu Ta’ālaanhu, beliau berkata: Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka bagi dia pahala sebesar pahala orang yang mengerjakan kebajikan, tanpa mengurangi pahala orang tersebut.”(HR Muslim)



0 komentar:
Posting Komentar