Home » » PERJALANAN JAUH, BERBEKALLAH

PERJALANAN JAUH, BERBEKALLAH


Man arofa bu'dassafari, istaadda,
barang siapa yang tahu perjalanannya jauh, maka ia akan mempersiapkan bekal. Perjalanan dakwah Hizbut Tahrir yang bertahap, dan katakanlah panjang dan berliku harus bersiap bekal bagi setiap anggotanya. 

Mari kita lihat kembali tahapan atau fase dakwah Hizbut Tahrir. Tiga fase (tahap) dakwah Hizbut tahrir dalam rangka meraih tujuannya, yaitu meraih kekuasaan Islam secara tunggal dalam kepemimpinan dunia, diantaranya:

Pertama, Tatsqif تثقيفا (pembinaan), yakni memperbanyak kader, kaderisasi, membesarkan tubuh syarikah

Kedua, Tafa’ul تفاعلا (interaksi dengan umat, dukhul mujtama'), yakni menyebarkan, mensosialisasikan pemikiran dan thariqah Hizbut Tahrir di tengah masyarakat.

Ketiga Isti’lamul hukmi  استعلام الحكم yakni meraih mandat dari masyarakat dan nushrah dari al hukmi untuk mengelola pemerintahan.

Langsung ke fase kedua diharapkan terjadi siraul fikar perang pemikiran, upaya mengedepankan pemikiran Islam. Seterusnya mesti ada kasbul khuto membongkar kesalahan-kesalahan pemerintahan yang ada sekarang. Tujuan akhir di fase kedua adalah dhorbul alaqoh bainal ummah wa sulthon (memutus pemikiran ummah dengan pemikiran penguasa) yang maksudnya adalah upaya memutus kepercayaan rakyat terhadap pemerintah yang tidak sesuai dengan mabda Islam

Tiga tahap (fase) ini adalah strategi wajib. Oleh karenanya maka dimanapun seorang anggota HT berada, mengoreksi pemerintah, tabayyun terhadap pemerintah dan memberikan solusi yang sesuai dengan mabda Islam. HT terbuka diskusi mengenai solusi Islam terhadap berbagai hal dalam kehidupan.

Target hasil akhir dari 3 langkah ini adalah agar rakyat kritis pada pemerintah yang ada, lalu dengan dengan nushrah di kalangan masyarakat pemerintahan diambil alih dan dikelola berdasarkan syariat Islam yang rahmatan lil alamin, dalam bentuk Khilafah Islamiyyah.

Oleh karena itu, dukungan masyarakat terhadap HT adalah perkara yang sangat diidam-idamkan dan didambakan, selayaknya dukungan Aus dan Khazraj di Madinah kepada Nabi Muhammad SAW setelah 13 tahun mengalami stagnasi di Makkah. Dan biasanya, dimanapun berada, anggota HT mewujudkan diri sebagai kritikal terhadap pemerintah.

Hal-hal yang mengarah simpatik atau dukungan kepada HT akan difollow up, dipupuk kepercayaan masyarakat tsb dan dipelihara supaya tetap istiqomah. Biasanya akan diajak supaya mengikuti pengajian rutin.

Mengingat fase ketiga sudah di depan mata, perjalanan di dua fase sebelumnya juga masih terus berjalan, selayaknya setiap anggota memantaskan diri dengan bekal. Bekal aqidah yang makin kuat, ibadah yang taat, dan tasqofah yang makin padat. Tsaqofah yang mumpuni dengan ilmu alat yang kian lengkap terutama bahasa Arab. Peringatan Al Alamah Syaikh Taqiyuddin An Nabhani dalam Mafahim fil Islam, "keruntuhan khilafah disebabkan oleh satu dan lain hal, internal dan eksternal, tapi satu-satunya yang paling fatal adalah ditinggalkannya Bahasa Arab dari Al Islam"

Bogor, 26/12/23

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. DARWIN SUTIMIANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger